
07.56

Rumah Cerita Ibnu
, Posted in
Tugas
,
0 Comments
PEMBUKAAN REKENIG PADA BANK
Kemudahan yang ditawarkan pihak perbankan bagi para nasabahnya untuk membuka rekening baru saat ini memang cukup membantu para calon nasabah. Kita tinggal datang ke bank, mengisi formulir, meyerakan ID card, dan dalam hitungan beberapa menit saja rekening baru kita telah siap. Tetapi lain halnya bila rekening yang akan dibuka akan digunakan untuk kepentingan organisasi. Pimpinan organisasi akan mengeluarkan surat pengantar pembuatan rekening bank yang akan dibawa oleh petugas ke bank.
Contoh Pembukaan Rekening pada Bank Mandiri persyaratannya adalah:
Persyaratan
- Setoran awal minimal Rp. 500.000,-
- Kartu identitas:
Warga Negara Indonesia: Kartu Tanda Penduduk
Warga Negara Asing: Paspor dan KIMS/KITAS/KITAP
- Dikenakan biaya administrasi bulanan
catatan:
- KTP DKI Jaya dapat digunakan untuk membuka rekening di seluruh cabang Bank Mandiri yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta.
- KTP non DKI Jaya hanya dapat digunakan untuk membuka rekening di Bank Mandiri yang beroperasi di wilayah Pemda penerbit KTP.
- Apabila digunakan untuk membuka rekening Tabungan di luar wilayah KTP setempat maka wajib dilampiri dengan :
Surat Keterangan Domisili atau
Surat Keterangan Kerja
DEFINISI DAN FUNGSI BI RATE
Salah satu kebijakan Bank Indonesia adalah BI Rate. BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik.
Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan melaksanakan setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam undang-undang tersebut. Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.
Fungsi
BI Rate diumumkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan dan diimplementasikan pada operasi moneter yang dilakukan Bank Indonesia melalui pengelolaan likuiditas (liquidity management) di pasar uang untuk mencapai sasaran operasional kebijakan moneter.
Sasaran operasional kebijakan moneter dicerminkan pada perkembangan suku bunga Pasar Uang Antar Bank Overnight (PUAB O/N). Pergerakan di suku bunga PUAB ini diharapkan akan diikuti oleh perkembangan di suku bunga deposito, dan pada gilirannya suku bunga kredit perbankan.
Dengan mempertimbangkan pula faktor-faktor lain dalam perekonomian, Bank Indonesia pada umumnya akan menaikkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan melampaui sasaran yang telah ditetapkan, sebaliknya Bank Indonesia akan menurunkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan berada di bawah sasaran yang telah ditetapkan.

08.38

Rumah Cerita Ibnu
, Posted in
Tugas
,
0 Comments
Sistem informasi merupakan aset bagi suatu perusahaan yang bila diterapkan dengan baik akan memberikan, kelebihan untuk berkompetensi sekaligus meningkat kankemungkinan bagi kesuksesan bagi suatu usaha di dalam perusahan yang bergerak.
dalam mengimplementasikan sistem informasi tersebut harus adanya tolok ukur untuk mencegah terjadinya diluar rencana organisasi,dan pengoprasian sistem informasi yang dilakukan secara efektif dan efesien.
Tujuan terhadap pengukuran sistem informasi adalah untuk meyakinkan manajemenbahwa kinerja sistem informasi yang ada pada organisasi nya sesuai dengan cita-cita perencanaan dan tujuan usaha yang dimilikinya.
Ini bisa tergambar dari sistem penggajian di perusahaan yang harus memiliki integritas tinggi di dalam seluruh organisasi untuk mendapatkan data yang valid, dimana siitem penggajian ini harus bisa dipertanggung jawabkan didalam organisasi perusahaan,dari data karyawan yang di ambil dari bagian personalia,data kehadiran yang di ambil dari kehadiran yang saling berkaitan dengan bagian prsonalia data keuangan untung rugi perusahaan yang bisa menentukan gaji karyawan yang da di perusahaan tersebut.
Setelah data-data terkumpul kemudian bisa dilakukan sistem informasi akuntasi dimana SIA ini untuk melaksanakan tugas-tugas :
1.pengumpulan data
2.manipulasi data, pengklasifikasian kegiatan perusahaan,penyortiran,perhitungan,pengikhtisaran,kemudian penyiapan dokumen.
3.penyimpanan data
Dari data yang sudah di ambil bisa dilakukan sistem penunjang kepetusan dimanaspk ini bisa bertujuan untuk: - memberikan dukungan pembuatan keputusan masalah yang terjadi didalam organisasi
- meningkatkan efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan & bukan peningkatan efesienya.